Design

(Talkshow Educator) Deni Kurnia Putera: Peluang Bisnis di Era Digital

SKILLS.ID - Halo Sobat Skills! Di era digital sekarang ini, banyak peluang bisnis yang bisa dilakukan oleh anak muda. Tidak terkecuali oleh Mas Deni yang sudah menggeluti bisnis sablon sejak ia menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di kampusnya. Ingin tahu cerita pengalamanya? Yukk simak artikel ini.

Halo Mas Deni, sekarang lagi sibuk apa nih Mas? “Saat ini aktivitas di sablonan aja si Mas.”

Boleh dong cerita-cerita Mas, gimana sih awalnya kok bisa terjun ke bisnis sablon kaos? “Pertama kali masuk dunia sablon itu waktu kuliah si Mas. Cuma memang sebelum masuk ke dunia sablon itu, sama temen sempet buka desain, temen bikin desainnya. Jadi, kita promosi nih tawar-tawarin ke temen-temen ‘eh gue jual kaos loh kaya gini desainnya’ mau atau nggak, pertama kalinya dari situ. Terus dari situ, sempet waktu kita kuliah itu ada namanya KKN (Kuliah Kerja Nyata) ketika KKN kan kita bikin kelompok dan di kampus itu ada sekitar lebih dari 100 kelompok terus saya melihat peluang disitu. Otomatis ketika ada kelompok berarti kan butuh seragam yang sama, kebetulan saya udah pernah main di kaos juga, tau tempat sablon dimana, tau bikin kaos polos itu dimana. Akhirnya disitulah melihat peluang pertama kali.”

Sekarang Mas Deni punya merk sendiri ya? “Iya, kalau untuk brand punya kita sendiri, namanya inisablondotcom.”

Sejarah berdirinya inisablondotcom tuh gimana si Mas? “Ya seperti yang dijelaskan tadi, pertama itu pas zaman kuliah mau KKN terus dari situ kan saya ngerasain hasilnya lumayan ada profitnya. Setelah KKN, pas lebaran tahun 2014 itu saya coba ajak temen.”

Kalau boleh tau, harga jualnya berapa Mas? “Untuk harga cetak kaos itu beragam Mas tergantung kerumitan desain dan jumlah pemesanan. Karena kan semakin rumit desain proses sablonnya semakin lama dan harga bisa semakin mahal. Kalau harga, kita standar mulai dari Rp 55,000 sampai Rp 75,000. Di kita pemesanan juga bisa satuan, kenapa bisa satuan? Karena kita melihat peluang. Bahwasanya anak muda sekarang itu pengen tampil beda. Ketika dia harus beli kaos dengan yang di pasaran itu desainnya sama. Misalnya kita ketemu dengan pakaian yang sama, kadang kita agak risih.”

Apa sih asiknya jadi pengusaha sablon? “Asiknya jadi pengusaha sablon yaa seru aja si Mas. Karena kita kalau yang namanya usaha, kita ketemu banyak orang ketemu ya... keliling-keliling apalagi sekarang di sablonan itu kita punya komunitas sendiri Mas, di setiap daerah kita punya komunitas jadi kita bisa saling sharing. Karena sablon sendiri  kan tekniknya itu banyak, sablon manual. Jadi kita terus belajar aja.”

Apa sih hal yang menyebalkan buat Mas Deni dalam menjalankan bisnis ini? “Hal yang menyebalkan itu ketika ketemu customer yang mau minta cepet, harga murah. Udah kita sanggupin, diambilnya 2 minggu kemudian banyak yang kaya begitu Mas.”

Untuk kapasitas produksi per-bulan berapa nih Mas? “Saat ini masih belum banyak si Mas karena dari kapastias produksi kita paling baru mencapai 40% per-bulan karena mungkin masih kendalanya di marketingnya. Dan tadi karena kita ada komunitas dan pemain sablon itu sangat banyak. Jadi salah satunya, kita itu competitor tapi kita juga berbagi ilmu. Kendalanya masih disitu. Paling rata-rata saat ini per-bulan itu 1,000 - 1,500 pcs.”

Kalau untuk omzetnya, per-bulan berapa nih Mas? “Omzetnya per-bulan itu emang kalau lagi bagus ya bisa diatas 50 juta Mas, karena kemarin kan kita juga sempet ngerjain oderan dari Bank Mandiri itu 1000 pcs jadi dikali aja dengan harga misalkan Rp 55,000.”

Saat ini karyawan punya berapa orang Mas? “Untuk karyawan, saat ini ada 5 orang Mas. Pertama itu dari satu orang, satu orang itu awalnya dari produksinya aja saya juga bantu diproduksi terus ketemu customer. Kalau sekarang saya sudah fokus ketemu customer saja.“

Ok Mas, kalau tadi kita udah ngobrol-ngobrol tentang pengalaman bisnisnya. Sekarang saya mau tanya-tanya mengenai kerajinan nyablonnya nih Mas. Kerajinan nyablon itu apa si Mas? “Istilah sablon kalau dalam bahasa Indonesia itu kan cetak saring. Kenapa cetak saring? Karena kita mencetak menggunakan kain saring dengan mengubah media gambar ke media cetak itu sendiri.”

Menurut Mas Deni, apa semua orang bisa nyablon? “Semua orang bisa sablon, karena ya sablon itu dibilang mudah ga mudah, dibilang sulit ya ga sulit karena ketika kita mau belajar pasti semuanya akan bisa sih Mas.”

Proses untuk pengerjaannya gimana Mas? “Untuk proses sablon itu pertama dari media gambar dan desain dari customer itu dipindahkan ke tempat cetakannya (screen sablon)  makanya kenapa namanya cetak saring. Jadi dari desain nanti ada settingnya, kita bisa setting dengan dipisah warnanya masing-masing dari media gambar itu ke media screen, dari media screen baru kita siap untuk ke media cetaknya, misalkan kaos, plastik, atau kertas dan sebagainya.”

Kalau untuk peralatannya yang dibutuhkan apa aja Mas? “Kalau peralatan sablon itu bisa dari yang sederhana sampai teknologi yang seakrang ini semakin berkembang. Cuma kalau kita pemula cenderungnya sangat mudah sih, nggak terlalu sulit. Yang penting kita ada media buat sebagai media tatakannya itu biasanya kita sebutnya media sablon terus ada screen atau cetakannya, sama yang terpenting adalah rakel. Rakel itu adalah alat yang buat nyablon tuh Mas kalau tukang sablon biasanya nyebutnya buat ngegesut. Kenapa gesut? Karena ketika kita nyablon bunyi ‘sut..sut..’ Jadi tukang sablon itu kebanyakan nyebutnya sebagai tukang gesut. Itu kan kalau alat, kalau dari bahan sendiri kita butuh, selain tinta sablon ada obat-obat kimia yang memang fungsinya tadi buat bikin cetakan itu sendiri.”

Kalau mau jadi ahli, teknik apa aja Mas yang perlu dikuasai? “Sebenernya kalau kita mau belajar dari awal, pasti hal pertama yang harus kita bisa itu desain Mas. Dari desain itu kan kita belajar pisah warnanya  terus baru kita belajar ke teknik sablonnya.”

Biasanya berapa lama tuh Mas untuk menguasai kemampuan tersebut? “Itu tergantung kemampuan masing-masing Mas, biasanya seminggu juga udah bisa.”

Ohiya, Mas Deni boleh dong ceritain awal mulanya ingin buka workshop di Skills.ID? “Awalnya karena menurut saya ilmu sablon ini menjadi peluang di era milenial atau digital Mas. Karena customize itu kan menjadi tren saat ini dan jadi suatu yang beda. Ya kita ingin berbagi aja kepada teman-teman yang mau belajar nyablon, belajar gimana sih bisnis sablon itu  dari awal sampai akhir.”

Gimana cerita pengalaman dari Mas Deni, Sob? Ternyata peluang bisnis bisa muncul dimana dan kapan aja kan? Untuk kamu yang ingin mencoba peluang bisnis sablon, kamu bisa ikuti workshopnya dengan kunjungi www.skills.id (Learn How to Design T-shirts and Screen Printing Practices (Sablon), Learn How to do Screen Printing Business (Sablon), Learn How to Practice Screen Printing (Sablon), and Package Workshop: A to Z About Screen Printing (Sablon).)

Share :

0 Comments Leave a comment