Photography

(Talkshow Educator) Firdaus Ilyn: Fotografi Seperti Seni Melukis

SKILLS.ID - Halo Sobat Skills! Dalam artikel kali ini, Skills.ID mau berbagi cerita tentang pengalaman Mas Firdaus yang sudah mendalami bidang Photography, Cinematography, dan juga Editing sejak SMP. Yukk simak ceritanya Sob.

Sedang sibuk apa nih sekarang Mas? “Sekarang ini sih saya lagi sibuk buka workshop Mas, seperti workshop fotografi, videografi, dan video editing.”

Boleh dong Mas, cerita gimana awalnya kok bisa jadi seorang fotografer? “Anyway, pertamanya saya masuk dunia fotografer itu mulai dari iseng-iseng sih sebenernya. Iseng-iseng mulai dari SMP, saya mulai terjun atau mulai suka ke dunia fotografi. Kebetulan waktu itu di support oleh Ayah saya dibelikan kamera sony yang masih pocket atau kamera pocket, basicnya disitu. Abis itu next saya upgrade lagi upgrade lagi sampai saya punya kamera DSLR.”

Kalau boleh tau, paling suka foto apa nih Mas? “Kalau saya pribadi, saya lebih suka memfoto orang. Tapi orangnya itu lebih ke human interest, seperti foto orang yang lagi jualan atau mungkin orang lagi nyebrang, dan lain sebagainya (real life).”

Berapa lama Mas Firdaus mengasah kemampuan hingga sampai ke tahap sekarang? “Kalau masalah waktu, mungkin saya belum bisa dikatakan fotografer. Karena saya masih terus mengeksplor, belajar di fotografer itu ada apa-apa aja dan sebagainya. Jadi mungkin kalau masalah waktu, dari katakan aja SMP itu. Dari tahun 2011 sampai 2019 saya masih tetap belajar.”

Apa sih asiknya jadi fotografer Mas? “Asiknya itu ketika kita ambil momen. Saya kan pernah juga memfoto acara wedding, biasanya kita cari momen orang tertawa se-natural mungkin. Disitulah fotografer biasanya bertingkah, kaya misalnya kita ambil melucu-melucu supaya kita dapat momen ketika dia ketawa dengan se-natural mungkin, tertawa lepas jadi nggak dibuat-buat.”

Pengalaman apa nih Mas yang berkesan sampai saat ini? “Paling berkesan yaa itu sih foto wedding. Jadi kita kaya hhmm... gimana caranya si objeknya itu atau si orangnya itu foto lepas. Otomatis kita harus kaya yang, yaudahlah bertingkah.”

Sekarang saya mau tanya-tanya mengenai fotografi nih Mas. Sebetulnya pengertian fotografi itu apa sih Mas? “Fotografi menurut saya, sama aja seperti seni melukis. Cuma kalau melukis itu medianya kan kanvas, kuas. Kalau fotografi medianya itu kamera. Jadi ibarat kata, kita melukis melewati cahaya karena kamera itu kan basicnya seperti mata kita. Kita menangkap dari cahaya-cahaya di luar, ditangkap oleh lensa lalu diproses di kamera sampai akhirnya jadi berbentuk digital.”

Kalau saya mau jadi seorang fotografer, hal pertama yang harus saya perlu lakukan apa nih Mas? Apakah harus punya kamera langsung? “Nggak juga sih, saya juga berawal dari kamera pocket. Sekarang hp kalau boleh jujur kameranya udah bagus-bagus. Jadi intinya itu niat, kalau niat orang kan ‘ahh niat udah biasa sih’  cuma generasi sekarang tuh lebih modelnya kaya generasi ‘kuy..kuy..kuyy..’ tapi cuma kuy-kuy aja, nggak ada action. Jadi saya lebih suka yang, yaudah kalau “lu mau, lu suka, lu terjun.”

Lalu, apa masa depan seorang fotografer itu cerah Mas? Seperti finansialnya? “Kalau masalah finansial, fotografer itu kan berhubungan dengan yang namanya seni/art. Jadi otomatis kedepannya kita harus upgrade diri kita sendiri, terus mengeksplor. Jadi ibaratnya kita harus terus mengikuti zaman atau mengikuti art itu sendiri. Ketika kita misalnya ‘ahh udah cukup nih, gambar gue udh bagus’ abis itu kita nggak eksplor lagi, sama generasi yang kedepan pasti bakalan tergerus. Jadi masalah finansial itu tergantung dari kualitas si fotografer itu sendiri.”

Kalau misalnya saya punya skill fotografi, saya bisa bekerja dimana aja Mas? “Kalau fotografi itu mungkin pekerjaannya.. kaya saya pribadi, saya kan selain ngajar fotografi. Kebetulan saya juga bekerja di Autohouse Import, itu adalah salah satu showroom mobil ya katakanlah mobil mewah, saya bekerja disitu sebagai fotografer.”

Ohiya, Mas Firdaus boleh dong diceritain awal mulanya ingin buka workshop di Skills.ID? “Awalnya mau buka workshop sebenernya standar sih mas, saya ingin berbagi ilmu. Soalnya kenapa? Saya dapat ilmu ini kalau boleh jujur saya eksplor diri saya sendiri. Sekarang kan kaya orang dimintain ‘lu jago fotografi? Gue mau dong belajar’ orang ada yang kaya ‘ntar gue takut kesaingi’. Kalau saya pribadi, rezeky udah maisng-masing, jadi yaa yaudah kalau mau belajar. Kebanyakan  orang kalau belajar fotografi itu kan langsung ke praktek dan biasanya orang kalau praktek langsung itu jadi bingung. Tapi kalau disini, saya teori dulu, setelah sekitar 45-50% udah mengerti tentang teori itu baru kita praktek. Fungsinya buat apa? Ketika kita tau teorinya, begitu praktek ‘oh ternyata seperti ini’.”

Gimana cerita pengalaman dari Mas Firdaus, Sob? Jika kamu ingin mengikuti workshopnya, kamu bisa kunjungi www.skills.id (Learn About Basic Technique of Photography, Learn the Basic Technique of Cinematography, Learn How to Manage & Edit Photo for Your Instagram Account with Your Smartphone, and Learn How to Do Simple Editing Using Adobe Premiere Pro).

Share :

0 Comments Leave a comment